ROOT CAUSE ANALYSIS

Di lini sebuah proses, mulai dari Pengadaan, Keuangan, SDM, Produksi, Maintenance, Safety hingga Security sulit luput atau menghindar dari permasalahan. Kita sering dibuat jengkel karena terjadinya permasalahan yang sama dan berulang atau tidak tuntas. Kita pun beberapa kali ‘terpaksa’ ribut dengan sesama rekan kerja atau rekan dari divisi lain karena saling tuduh atau menyalahkan atas timbulnya suatu masalah. Masing-masing pihak merasa dirinya benar dan bertahan dengan pendapatnya sendiri. Situasi seperti ini demikian melelahkan sehingga tak jarang menimbulkan kejenuhan pada saat meeting koordinasi yang selalu saja menyita waktu meeting hingga berjam-jam.

Setiap permasalahan memiliki keunikannya sendiri. Oleh karenanya, menjadi kurang tepat apabila menggunaan hanya satu metode tertentu untuk menyelesaikan semua permasalahan. Agar dapat merumuskan penyelesaian masalah secara tepat, sangat penting bagi kita memahami konteks permasalahan secara terintegratif hingga menyentuh akar permasalahan. Dengan cara ini pula, kita mampu merumuskan langkah-langkah antisipasi agar permasalahan tidak terjadi berulang.

ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) merupakan satu metoda yang membuat pemecahan masalah lebih terstruktur dan komprehensif, dengan ciri yang sangat kuat : REAL PLACE, REAL THINGS, REAL FACT.

Contoh Kasus :

Pompa utama air pendingin ( water cooling system) di sebuah Pembangkit Listrik, tiba-tiba berhenti berfungsi. Seluruh Pembangkit Listrik yang menyuplai listrik Pulai Jawa bagian utara berkekuatan 1000 MW berhenti beroperasi. Pasokan listrik di seluruh Pulau Jawa menghadapi krisis sehingga pemadaman bergilir ‘terpaksa’ dilakukan. Seluruh karyawan produksi dan maintenance menjadi sangat sibuk. Tindakan yang dilakukan adalah dengan segera mengganti pompa utama yang berharga puluhan miliar rupiah. Akhirnya permasalahan di pembangkit listrik ini bisa teratasi : pompa baru beroperasi kembali. Namun belum 3 hari pompa baru ini beroperasi, pompa utama baru pun tiba-tiba berhenti beroperasi…! Dana yang dikeluarkan untuk mengganti pompa utama seharga puluhan miliar tidak lagi menjadi masalah utama. Masalah berikutnya adalah stock pompa utama habis dan tidak ada lagi cadangan di gudang penyimpanan sparepart. Tekanan karena seluruh Pulau Jawa akan menghadapi situasi kekurangan pasokan listrik membuat Manajemen pada akhirnya memutuskan membeli pompa utama dari Jerman. Pompa yang besar ini harus diangkut dengan pesawat khusus agar sampai di Pulau Jawa dalam 2 hari. Bisa diprediksi dampaknya : Biaya yang dikeluarkan sangat mahal…!

Setelah dilakukan penelurusan dan penggalian permasalahan, pompa utama yang diganti dengan biaya hingga 3x ultra mahal ternyata disebabkan oleh sebuah nipple (untuk memasukan pelumas pada pompa utama) yang tertutup oleh pelumas yang mengeras. Harga nipple ini hanya berkisar 130 ribu rupiah. Dengan metode RCA, kita bisa lebih cepat mengidentifikasi permasalahan nipple ini. Namun apa lacur, pompa utama berharga puluhan miliar ditambah ongkos kirim khusus membuat Pembangkit Listrik didera kerugian luar biasa.

 

 

 

 

 

PT. Bangun Adhikarsa Nusantara
Jl. Raya Nginden No. 3 Kav. 10
Surabaya
Phone. +62 31 591 4719
Facebook. People Development Consulting

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *